Sustainable Fashion & Eco-Wellness
Fesyen etis, circular textile, dan herbal lokal berbasis komunitas.Solusi fesyen etis, pemanfaatan limbah tekstil (circular textile), atau pemanfaatan produk herbal lokal berbasis pemberdayaan komunitas.

Kompetisi Inovasi Hijau dan Aksi Nyata Generasi Muda
Untuk Indonesia Berkelanjutan
Isu perubahan iklim, transisi energi, dan pencemaran lingkungan menuntut adanya aksi nyata lintas sektor. Generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki potensi besar sebagai kreator inovasi yang aplikatif. Green Democracy Institute (GDI) menghadirkan Green Champions 2026, sebuah program inkubasi dan kompetisi inovasi mahasiswa nasional untuk menjaring solusi terbaik di bidang keberlanjutan.
Program ini dirancang selaras dengan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), memberikan peluang bagi korporasi untuk berkolaborasi langsung dalam melahirkan inovator muda masa depan. Green Champions 2026 hadir sebagai program kompetisi dan inkubasi inovasi mahasiswa tingkat nasional untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji gagasan yang memiliki potensi menjadi solusi nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi.

Menjaring mahasiswa dengan ide, inovasi, atau purwarupa yang punya potensi untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan dan keberlanjutan.
Membantu peserta mengembangkan gagasannya melalui mentoring, pembekalan, dan pendampingan bersama praktisi serta pakar keberlanjutan.
Mendorong agar inovasi tidak berhenti sebagai ide atau sekadar kompetisi, tetapi dapat berkembang menjadi solusi yang aplikatif dan berpotensi memberikan dampak nyata.
Menghubungkan inovator muda dengan akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat sipil untuk membuka lebih banyak ruang kolaborasi dan pengembangan inovasi.
Peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia.
Terbuka bagi mahasiswa aktif program D3, D4, atau S1 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
Kompetisi diikuti dalam tim yang terdiri dari 2–3 mahasiswa dan 1 dosen pembimbing. Tim dapat berasal dari program studi atau fakultas yang berbeda untuk mendorong kolaborasi dan perspektif multidisipliner.
Peserta mengajukan ide, proyek, atau purwarupa produk inovasi yang menawarkan solusi terhadap tantangan lingkungan dan keberlanjutan.
Inovasi yang diajukan harus memiliki nilai keberlanjutan (green impact) dan sesuai dengan salah satu dari 4 kategori inovasi Green Champions: Sustainable Fashion & Eco-Wellness, Clean Water & Eco-Sanitation, Green Technology & Clean Energy, Sustainable Food & Agri-Tech.
Peserta tidak sedang terikat dalam kompetisi atau program inkubasi serupa selama periode Green Champions 2026 berlangsung.
Peserta wajib melampirkan surat rekomendasi dari perguruan tinggi atau dosen pembimbing sebagai bentuk dukungan terhadap keikutsertaan dan pengembangan inovasi.
Peserta bersedia mengikuti seluruh rangkaian Green Champions, mulai dari seleksi, mentoring, pitching, hingga tahap implementasi apabila terpilih.
Saatnya bawa ide dan tim kamu lebih jauh.
Fesyen etis, circular textile, dan herbal lokal berbasis komunitas.Solusi fesyen etis, pemanfaatan limbah tekstil (circular textile), atau pemanfaatan produk herbal lokal berbasis pemberdayaan komunitas.
Air bersih terjangkau, konservasi sungai, dan sanitasi rumah tangga.Teknologi penjernihan air bersih yang terjangkau, konservasi daerah aliran sungai, efisiensi penggunaan air bersih di sektor domestik/industri, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Energi terbarukan, efisiensi energi, dan manajemen karbon.Transisi energi terbarukan (surya, mikrohidro, biomassa, dll.), efisiensi energi bangunan/industri, serta aplikasi digital atau perangkat keras (hardware) untuk manajemen karbon.
Pangan sehat, kurangi food waste, dan agri-tech komunitas.Inovasi pangan sehat, pengurangan susut dan limbah pangan (food loss & waste), teknologi pertanian ramah lingkungan, serta ketahanan pangan berbasis komunitas.
Ikuti Setiap Langkah Perjalananmu. Dari pendaftaran hingga panggung kompetisi nasional, setiap tahap dirancang untuk membantu ide berkembang menjadi inovasi yang lebih matang dan siap memberikan dampak.
Pengumpulan proposal daring, 14 September–17 Oktober 2026.Sosialisasi nasional dan pengumpulan proposal ide/proyek inovasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Peserta mendaftar secara daring dengan mengisi formulir dan melengkapi profil inovasi.
Penjurian awal tim ahli GDI: inovasi, dampak, kelayakan.Proses penjurian awal oleh tim ahli GDI untuk menyaring proposal yang memenuhi kriteria inovasi, dampak, dan kelayakan.
20 tim terbaik lolos ke tahap inkubasi.Pengumuman resmi 20 tim terbaik yang lolos ke tahap inkubasi, dirangkai secara hybrid bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.
Presentasi dan evaluasi virtual di hadapan dewan juri.Sesi presentasi dan evaluasi virtual di hadapan dewan juri untuk menyaring talenta terbaik.
8 tim terbaik melaju ke puncak acara di Jakarta.Penetapan 8 tim terbaik yang berhak melaju ke tahap puncak acara di Jakarta dan mendapatkan dana stimulus implementasi proyek.
Workshop, company visit, penjurian akhir, dan awarding.Deep-dive Workshop, Company Visit eksklusif, puncak acara penjurian akhir, pameran inovasi di hadapan panelis, korporasi mitra, dan media nasional, serta penyerahan penghargaan bagi para pemenang.
Menghadirkan Para Ahli di Balik Green Champions
Green Democracy Institute (GDI) menghadirkan para praktisi, akademisi, peneliti, figur lingkungan untuk menjadi bagian dari perjalanan Green Champions 2026. Dengan pengalaman dan perspektif yang beragam, para ahli ini hadir untuk memberikan pandangan, penilaian, dan arahan bagi para inovator muda dalam mengembangkan gagasan dan solusi keberlanjutan mereka.
Green Champions hadir karena perubahan membutuhkan keberanian untuk bersuara, bergerak, dan berinovasi. Para tokoh dari berbagai latar belakang turut memberikan pandangan tentang pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan solusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
“Generasi muda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga bagian penting dari solusi hari ini. Melalui Green Champions, saya berharap lahir lebih banyak anak muda yang berani menyuarakan gagasan, mengambil aksi, dan menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan lingkungan dan keberlanjutan. Dari ide-ide inilah kita dapat membangun masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.”
Dr. (H.C.) Sultan Baktiar Najamudin“Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk melihat tantangan dengan cara yang berbeda. Green Champions memberikan ruang bagi mereka untuk mengubah gagasan tersebut menjadi aksi dan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.”
Nico BaritoSpecial Envoy of the President of Seychelles“Saya percaya bahwa perubahan bisa dimulai dari siapa saja, termasuk dari ide sederhana yang lahir dari anak muda. Ketika kreativitas, kepedulian, dan keberanian untuk bertindak dipertemukan, kita bisa menciptakan solusi yang tidak hanya baik untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan.”
Victoria KosasiePuteri Indonesia Lingkungan 2026